Langsung ke konten utama

HALTE DAN TPB

Hello guys, sudah lama ya saya gak buka blog hehe. Tapi no problem lah kali ini saya come back to my blog. Simak yaa, masih sama seputar informasi tentang keselamatan. Yuk lanjut, disini saya akan menjelaskan apasih bedanya antara Halte dan Bus Stop? Penasaran kan? Yuk simak di bawah ini J
Halte? Menurut yang kalian ketahui halte memang pemberhentian bus tapi ada rumah rumahnya untuk orang yang menunggu bus angkutan umum. Nah pengertian Halte sendiri dari pedoman teknis perhubungan darat yaitu Halte adalah tempat perhentian kendaraan penumpang umum untuk menurunkan dan/atau menaikkan penumpang yang dilengkapi dengan bangunan. Selanjutnya apakah yang disebut dengan Bus Stop? Apakah sama dengan halte? Memang tujuannya sama yaitu tempat pemberhentian bus angkutan umum, tetatpi spesifikasi pengertian dari Bus Stop yaitu Tempat perhentian bus  (bus stop) adalah tempat untuk menurunkan dan/atau menaikkan penumpang  (selanjutnya disebut TPB). Nah pasti anda sendiri awam dengan singkatan TPB, TBP tersebut singkatan atau arti dari Tempat Pemberhentian Bus.
Sudah tau kan apa bedanya antara Halte dan Bus Stop, well apa sih tujuan mereka diadakan dan digunakan untuk fasilitas umum? Tujuan perekayasaan tempat perhentian kendaraan penumpang umum (TPKPU) adalah : 1. menjamin kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas; 2. menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum 3. menjamin kepastian keselamatan untuk menaikkan dan/atau menurunkan penumpang; 4. memudahkan penumpang dalam melakukan perpindahan moda angkutan umum atau bus. 
Fasilitas apa saja yang diberikan untuk Halte dan Bus Stop? Fasilitas Halte :  1) identitas halte berupa nama dan/ atau nomor 2) rambu petunjuk 3) papan informasi trayek 4) lampu penerangan 5) tempat duduk. Fasilitas TPB :  1) rambu petunjuk 2) papan informasi trayek 3) identifikasi TPB  berupa nama dan/atau nomor. Selanjutnya di daerah Halte maupun Bus Stop juga ada fasilitas tambahan yaitu : a. telepon umum b. tempat sampah c. pagar d. papan iklan/pengumuman
 Tetapi pada persimpangan, penempatan fasilitas tambahan itu tidak boleh mengganggu ruang bebas pandang.
Sedikit informasi untuk kalian yang bertanya tanya antara perbedaan Halte dan Bus Stop. Selamat malam dan selamat menjalankan aktivitas yang bermanfaat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSAKAN JALAN

Assalamualaikum wr, wb . Saya akan berbagi artikel tentang  JENIS JENIS KERUSAKAN JALAN a. Retak (tracking) dan penyebabnya Retak yang terjadi pada lapisan permukaan jalan dapat dibedakan atas :  1. Retak halus (hair cracking), lebar celah lebih kecil atau sama dengan 3 mm, penyebab adalah bahan perkerasan yang kurang baik, tanah dasar atau bagian perkerasan di bawah lapis permukaan kurang stabil. Retak halus ini dapat meresapkan air kedalam lapis permukaan. Untuk pemeliharaan dapat dipergunakan lapis latasir atau buras. Dalam tahap perbaikan sebaiknya dilengkapi dengan perbaikan sistem drainase. Retak rambut dapat berkembang menjadi retak kulit buaya. 2. Retak kulit buaya (alligator crack), lebar celah lebih besar atau sama dengan 3 mm. Saling merangkai membentuk serangkaian kotak-kotak kecil yang menyerupai kulit buaya. Retak ini disebabkan oleh bahan perkerasan yang kurang baik, pelapukan permukaan, tanah dasar atau bagian perkerasan di bawah lapis permukaan kur...

TRAFFIC COUNTING

Selamat pagi, pagi ini saya akan mengeshare apa sih Traffic Counting. Semua akan bertanya tanya apakah yang dimaksud Traffic Counting. Well disini saya akan menjelaskan untuk materi Traffic Counting, simak dengan seksama yaa :) Traffic Counting adalah  Survai yang dilakukan dengan cara menghitung/ mencacah lalu lintas (kendaraan) yang lewat pada suatu ruas jalan pada periode waktu tertentu. Untuk apa tujuan dari Traffic Counting tersebut? Yaitu  1. Mengumpulkan data lalu lintas 2. Mengetahui karakteristik lalu lintas 3. Mengetahui komposisi kendaraan  4. Dan untuk mengukur kinerja lalu lintas JENIS SURVAI PENGHITUNGAN LALU LINTAS 1.      Survai Penghitungan Lalu Lintas di Ruas Jalan (Traffic Counting survey) 2.      Survai Penghitungan Lalu Lintas di Persimpangan (Survai Gerakan Membelok) atau (Classified Turning Movement Counting...

KUNJUNGAN DISHUB SOLO DAN TERMINAL TIRTONADI

Assalamualaikum wr,wb. Sore ini saya akan membuat blog tentang kunjungan taruna d4 Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan XXVII pada hari ke dua pada hari Jum’at 15 Desember 2017. Yaitu kunjungan ke Dishub Surakarta dan Terminal Tirtonadi Solo. Kunjungan ini diadakan agar menambahnya ilmu dan wawasan taruna. Pada pagi itu kami makan pagi terlebih dahulu dan apel pagi untuk kelancaran hari kedua kunjungan. Pukul 08.00 kami menuju ke Dishub Surakarta. Tibanya disana kami disambut oleh Bapak Dinas Surakarta dan kami masuk ke dalam ruangan rapat guna untuk mengetahui lalu lintas di Kota Solo seperti apa. Taruna sangat menyambut dengan antusias dan sangat memperhatikan materi yang disampaikan. Disisi lain kami juga masuk ke ruang ATCS Dishub Surakarta dan ada sebagian juga yang mengikuti kegiatan sosialisasi keselamatan di Balai Kota Surakarta. Hal ini bertujuan untuk warga agar tau seberapa pentingnya keselamatan di jalan raya. Setelah acara di Dishub Surakarta s...